Dosis Obat

Dosis Obat :
Ilmu yang mempelajari dosis obat disebut posologi.
Besarnya dosis obat yang diberikan berhubungan / menentukan kadar obat di tempat kerja obat dan akhirnya menentukan efek obat.

Macam-macam dosis :
1. Dosis toksik = takaran yang menimbulkan efek-efek toksik.
2. Dosis letal = takaran yang menyebabkan kematian pada sejumlah hewan percobaan. Dinyatakan dalam persentase.


3. Dosis efektif = takaran yang menyebabkan efek. (Pada hewan percobaan)

Indeks terapi :
    Perbandingan dosis letal dan dosis efektif. Bila perbandingan ini besar, maka obat tersebut aman dipakai, = margin of savety lebar.

4.   Dosis minimal = dosis terkecil yang masih memberikan efek terapi.
5.   Dosis maksimal = dosis terbesar yang mempunyai efek terapi tanpa menimbulkan intoksikasi.
6.   Dosis terapi =  dosis yang dipakai untuk terapi. Terletak antara dosis minimal dan maksimal.

Dosis terapi dipengaruhi oleh :
– Umur
– Berat badan
– Jenis kelamin
– Waktu (saat) pemberian obat.
– Cara pemberian obat.

Obat memiliki afinitas yang bervariasi terhadap berbagai jaringan tubuh.
Obat yang diproduksi umumnya mempunyai afinitas yang lebih besar terhadap satu jaringan dan menimbulkan efek utama. Merupakan indikasi penggunaan obat.
Sebagian obat berinteraksi dengan organ lain menimbulkan efek samping.

Onset Of Action (Mula Kerja Obat) :
    Adalah rentang waktu antara pemberian obat sampai timbulnya efek

Duration of action (lama kerja obat) :
    Adalah rentang waktu antara timbulnya efek obat sampai saat efek hilang.

DOA berhubungan dengan T ½
T ½  = waktu yang dibutuhkan mulai dari tercapainya konsentrasi maksimum sampai menjadi konsentrasi ½ nya.

DOA meningkat pada :
– T ½ yang panjang
– Sediaan sustained release
– Ikatan protein tinggi

Latihan III :
1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam dosis obat.
2. Sebutkan apa saja yang mempengaruhi dosis obat.
3. Jelaskan mengapa waktu pemberian dapat mempengaruhi dosis obat
4. Jelaskan mengapa waktu paruh yang panjang, sustained release, dan ikatan protein yang tinggi dapat meningkatkan duration of action obat.
5. Jelaskan perbedaan antara dosis toksik dengan dosis maksimal.
Selamat mengerjakan.

This entry was posted in Farmakologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s